Selasa, 08 Mei 2012

Jagalah Hatimu

Ibnul Qayyim mengatakan, “Sesungguhnya di dalam hati terdapat sebuah sobekan yang tidak bisa dijahit kecuali dengan hanya menghadap penuh kepada Allah SWT.
Di dalamnya juga ada sebuah keterasingan yang tak mampu diobati kecuali dengan menyendiri bersama Allah. Di dalam hati juga ada sebuah kesedihan yang tidak akan mampu diseka kecuali oleh kebahagiaan yang tumbuh karena mengenal Allah dan ketulusan berinteraksi dengan-Nya.
Di dalam hati juga terdapat sebuah kegelisahan yang tidak mampu ditenangkan kecuali dengan berhimpun karena Allah dan pergi meninggalkan kegelisahan itu menuju Allah.
Di dalam hati, juga terdapat gejolak api yang tidak mampu dipadamkan kecuali oleh keridhaan akan perintah, larangan, dan keputusan Allah, yang diiringi dengan ketabahan dan kesabaran sampai tiba saat perjumpaan dengan-Nya.”

Senin, 09 April 2012

Ingat Janji kita

❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿
"Verily, my Salât (prayer), my sacrifice, my living, & my dying are for
░░░░░░░░░░░░░░░░░░╔╗║║╔╗║║░░░░░░░░░░░░░░░░░░
░░░░░░░░░░░░░░░░░░╠╣║║╠╣╠╣░░░░░░░░░░░░░░░░░░
░░░░░░░░░░░░░░░░░░║║╚╚║║║║░░░░░░░░░░░░░░░░░░
The Lord of the 'Alamîn (mankind, jinn and all that exists)". ~ [6:162]
❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿.❤.✿

Rasa Cinta Bersabarlah

song by Letto
Walau sehari ku tak berhenti
Untuk mencari bunga hati
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Begitu lama aku mencoba
Dan sampai kini tak berdaya
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Walau tak ku punya
Tapi ku percaya cinta itu indah
Walau tak terlihat
Tapi ku percaya cinta itu indah
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya
Oh rasa cinta bersabarlah menantinya



Walau tak ku punya
Tapi ku percaya cinta itu indah

Jumat, 30 Maret 2012

OPEN YOUR EYES

Can't you see this wonder
Spreaded in front of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony
Lets start question in ourselves
Isn't this proof enough for us
Or are we so blind
The push it all aside..
NO......

"*"
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise

Take us in the best way
(Allah)

Guide us every single day...
(Allah)

Keep us close to you
Until the end of time...

Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you're feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?
Lets start question in ourselves
Isn't this proof enough for us
Or are we so blind
The push it all aside
NO..........

Repeat "*"

When a baby's born
So helpless and weak
And you're watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..

Repeat "*"


Allah...

You created everything
We belong to yo0u
YA RABB we raise our hands
Forever we thank you

.....Alhamdulillah......

Sabtu, 11 Februari 2012

Paksa Dirimu

Memaksa diri menjadi lebih indah

Memaksa diri untuk bangun jam 3 dini hari, memaksa diri untuk qiyamul lail, memaksa diri untuk tilawah minimal 1 juz sehari, memaksa diri utuk shalat fardhu tepat waktu, memaksa diri untuk sedekah setiap hari walau hanya seribu rupiah, memaksa diri untuk tak bergaul bebas dengan lawan jenis yang bukan mahram, memaksa diri untuk tidak dikit-dikit ngeluh, memaksa diri untuk melakukan banyak kebaikan yang pada akhirnya memaksa diri untuk masuk ke surgaNya. Dan yang paling penting dari itu semua adalah, ternyata kita juga sedang memaksa diri untuk terus mendekatiNya.

Ya, memaksa diri. Jika ikhlas itu tak pernah kita dapati dalam diri karena banyak hal dan alasan, jika ikhlas yang kadang harus diawali dengan perjuangan itu begitu sulit mengawali langkah-langkah kebaikan. Maka, lupakan dulu tentang ikhlas! Dan paksa diri kita untuk melakukan banyak kebaikan yang diperintahkanNya.

Memaksa diri terus menerus, dalam waktu yang relatif lama, bukankah sama artinya kita sedang belajar membiasakan diri? Sasuatu yang dilakukan karena kebiasaan, pada akhirnya nanti juga akan lebih ringan dilakukan tanpa banyak pertimbangan memberatkan bukan? Dan kalau sudah begini, ikhlas itu ternyata hanya soal dimensi lain yang berada dalam hati kita.

Tak apa "kejam" pada diri sendiri tapi mengundang ridha dan kecintaanNya, dari pada melakukan banyak pemakluman pada diri sendiri tapi mengundang murka dan ketidaksukaanNya.

Mari, memaksa diri menjadi lebih baik dan lebih beriman ! Yang ternyata juga bermakna memaksa diri menjadi lebih indah dengan kebaikan dan keimanan itu.

Rabu, 04 Januari 2012

Hati Seluas Samudera


Ujian yang menimpa kita terkadang sama, yang BERBEDA adalah bagaimana hati kita menyikapinya sehingga berat dan ringannya terasa berbeda.

Sesendok garam tetaplah sesendok garam. Tetapi sesendok garam yang masuk ke dalam segelas air menjadikan air itu getir rasanya. Beda dengan saat masuk ke dalam telaga, sediktpun ia tak merubah rasa.

Jika garam itu perlambang ujian dan musibah yang Allah timpakan, maka yang manakah hati kita? Air yang di dalam gelas ataukah air dalam telaga?

Kita semua berharap pada Allah agar dikaruniai hati seorang mu'min. Hati yang bukan hanya berwujud telaga, tapi berupa tujuh samudera yang tawar rasanya.

Allahu Akbar! Semoga Allah mudahkan....
Aamiin...

Kamis, 29 Desember 2011

Engkaukah Sahabat Sejatiku?


Seorang sahabat sejati
Membantumu menjadi dirimu sendiri
Mengisi gersang jiwamu dengan ketulusan hati
Memotivasi gundahmu dengan sebening cinta kasih
Menuntun langkahmu tanpa lelah dan pamrih.

Sahabat sejati ikhlas menemani
Setiap musim di lubuk hati
Ketika kegundahan menghampiri
Ia menabur pupuk kasih sayang
Ketika tangis duka menyerang
Ia tegar bagaikan karang.

Sahabat sejati
Menjadi sumur menampung air matamu
Ketika badai amarah mencabik-cabikmu
Ia bak pelangi yang gemulai
setia meredam amukan emosimu.

Seorang sahabat sejati
Mengenali tiap jengkal perubahan bahasa hatimu
Laksana ranting mampu merangkai ceria dan tawamu
Menemani saat jatuh bangunmu
Tanpa lelah ataupun pamrih
Ia menjadi ladangmu menitip benih
Menyemai putik kisah haru biru
Tanpa jeda yang bisa diungkapkan melalui kosakata.

Sahabat sejati
Dengan untaian cinta menegur khilafmu
Memisahkan kebenaran dari kesalahanmu
Bukan membenarkan keburukanmu
Ia hadir saat kau butuh
Ia menjadi tempat bersandar
membagi tawa juga luka
Menampung keluhmu
lalu menyimpannya di cawan rahasia.

Sahabat sejati
Kuat dan ikhlas menemani perjuanganmu menuju surga
Sekuat Umar mulia dalam membela Rasulullah
Seikhlas Abu Bakar mulia
Berkorban jiwa raga demi kejayaan Islam
Tak lekang oleh hambatan
Tak goyah oleh ancaman.

Seorang sahabat sejati adalah
Setia membantumu menaiki tebing sumbing kehidupan
Senantiasa bersamamu mengarungi luasnya samudera
Tak kan alpa menyebutmu dalam sujud khusyuknya.